Aspal Buton, Aspal Alami Indonesia Terbesar di Dunia

 Dalam menggerakkan roda perekonomian nasional dan daerah, jalan merupakan salah satu infrastruktur dasar dan utama yang harus ada. Sebab, jalan berfungsi untuk mendorong distribusi barang dan jasa sekaligus mobilitas penduduk. Selain itu, adanya jalan menjadi prasyarat bagi masuknya investasi ke suatu wilayah. Seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan pendidikan, kesehatan dan pekerjaan pun karena jalan.

Dibalik kebutuhan infrastruktur jalan maka tak akan lepas dari yang namanya aspal. Karena aspal merupakan mayoritas bahan dasar jalan. Material jalan yang satu ini diklaim lebih halus dan murah dibandingkan dengan beton. Apalagi Indonesia menyimpan cadangan aspal alami terbesar di dunia. Tak percaya? mari simak artikel ini sampai selesai ya.

Aspal Buton bagaikan harta karun terpendam di bumi Indonesia

asbuton - aspal buton - aspal alami terbesar di dunia
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Potensi alam asbuton juga digunakan untuk pariwisata via butonkab.go.id

Selain emas dan tembaga di Papua, rupanya Indonesia menyimpan harta karun lainnya. Apa itu? Aspal buton atau lebih dikenal asbuton. Aspal buton merupakan aspal alami yang terdapat di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Berbeda dengan aspal minyak yang berasal dari destilasi buatan, aspal alami ini terbentuk dari lapisan minyak bumi yang terperangkap dalam perut bumi. Seiring waktu berjalan, lapisan minyak tersebut naik dan bercampur dengan tanah dan batuan. Batuan hitam bercampur senyawa kimia dan mineral inilah yang disebut bitumen (aspal alami).

Oh ya, aspal alami ini sebenarnya tidak terpendam seperti sumber daya bumi lainnya. Melainkan sudah dapat ditemukan di kedalaman 1,5 meter. Jika digali, kedalaman 1000 meter pun asbuton masih bisa ditemukan.

Asbuton bisa dibilang harta karun terpendam karena belum banyak eksplorasi secara besar-besaran. Baik itu untuk pembangunan jalan maupun ekspor. Padahal cadangan aspal buton yang terukur berdasarkan data Bappenas terbaru diperkirakan mencapai 650 juta ton. Lebih sedikit dari hasil survei Direktorat ESDM Bandung yang menyatakan ada 2 miliar ton aspal alami di Indonesia.

Saking melimpahnya, aspal buton disebut sebagai cadangan aspal alami terbesar di dunia

aspal alami terbesar di dunia
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Aspal alami terbesar di dunia ada di Pulau Buton via mysultra.com

650 juta ton bukanlah jumlah yang sedikit. Angka tersebut setara 80% dari total cadangan aspal alam di dunia. Bahkan saking melimpahnya, deposit asbuton kabarnya dapat melayani kebutuhan aspal nasional selama beratus-ratus tahun. Sementara, sejak geolog asal Belanda WH Hetzel Asbuton menemukan aspal buton pada tahun 1924, aspal alami terbesar di dunia ini baru tereksploitasi sebanyak 3,4 juta ton hingga sekarang. Begitu kayanya negeri kita kan?

Aspal buton lebih baik daripada aspal minyak

pengaspalan jalan sulawesi tenggara
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Pengaspalan jalan menggunakan aspal alam via dirmanpayah.blogspot.com

Jika dikaji lebih dalam, aspal buton memiliki kualitas yang lebih baik daripada aspal minyak. Perbedaan mendasar, asbuton semakin lama terkena beban justru semakin kuat karena gel yang keluar dari batuan dapat saling merekatkan.

Selain itu, pengaspalan asbuton bisa melalui beragam metode seperti cold mix, hot mix hingga lapen. Bahkan aspal alami buton bisa diterapkan pada pondasi jalan saat kondisi hujan sekalipun. Hal tersebut dibuktikan oleh kabupaten dan kota Buton yang 100% jalannya terbuat dari aspal alami.

Namun ironisnya, pengolahan aspal buton belum maksimal

pengolahan aspal alami buton
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Proses pengolahan aspal alam buton via cpac-asbuton.blogspot.com

Beberapa daerah terutama yang masuk ke dalam wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) Indonesia masih kekurangan akses untuk melakukan mobilitas. Beberapa daerah lainnya yang sudah memilki jalan beraspal pun masih banyak yang rusak. Ini adalah salah satu PR pemerintah. Pemerintah harus mampu mendorong produksi aspal alami Indonesia agar tidak lagi menggantungkan impor aspal minyak dari negara tetangga.

Baca juga: Siapa Penemu Pondasi Cakar Ayam?

Secara teknis memang aspal minyak lebih mudah didapat. Sedangkan aspal alami harus mengalami ekstraksi terlebih dulu di dalam negeri karena peraturan terbaru bahan mentah tidak boleh diekspor, tetapi harus diolah terlebih dulu di dalam negeri. Padahal teknologi aspal buton di Indonesia belumlah memadai. Perancangan teknologi juga smelter-nya tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Tetapi juga bagaimanapun, pembangunan teknologi harus dilakukan. Selain itu, pemerintah harus mampu menarik investor maupun pendanaan lain untuk mengembangkan tambang aspal buton. Serta perlu adanya kebijakan khusus untuk menangani pengolahan / tambang aspal alami di Indonesia. Jika dimungkinkan pemerintah dapat membuat BUMN khusus yang menangani pengolahan aspal buton ini.

Kendala lainnya adalah faktor produksi. Hanya beberapa perusahaan yang masih bertahan mengolah aspal buton. Beberapa lainnya macet produksi. Meskipun perusahaan yang bertahan terus mengolah setiap harinya, tetapi masih jauh dari target dan kebutuhan aspal Indonesia yang memerlukan 1,3 juta ton per tahunnya.

Pada akhirnya, semoga dengan ditulisnya artikel ini dapat menambah wawasan kita dan sebagai pengingat bahwa Indonesia adalah negara kaya. Juga pengingat betapa pentingnya aspal buton yang faktanya terbesar di dunia ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan kita semua.

Setuju? Jika setuju, bantu kami mem-follow up artikel ini dengan membagikan kepada temanmu melalui media sosial berikut.

Start typing and press Enter to search

angkot di padang dimodifikasi ala mobil balapkenapa bendera indonesia merah putih