Awas! Nama Asli Indonesia Hampir Punah!

Tahu gak sih ??

Ngatiyem, Dalijo, Suparno, Suratmin, Tukiyem, Katimin, Wagiman, Suripto, Suyatni, Sitinah, Masduki, Tukijo, Ratnasih, Harjo, Slamet, Paijo, Paimin, Tukijan, Euis, Mas’ud, Said, Salman, Hasan dan lain-lain.

Nama-nama tradisional (terutama nama-nama jawa) ini terancam punah akibat penurunan gengsi.

Bagi sebagian orang memiliki nama lokal kedaerahan seperti di atas ada sesuatu yang memalukan pada zaman sekarang ini. Era globalisasi yang serba canggih ini menggeser trend penamaan anak pada nama-nama yang dianggap lebih modern dan berbau luar negeri. Tak hanya itu, orang tua jaman sekarang menamai buah hatinya panjangnya sampai tujuh turunan. Bayangkan kalau nama-nama diatas. lebih simpel dan mudah diucapkan bukan?

Nama-nama seperti roy, fran, jessi, reynaldi, mike, michael, jason, ruben, angelina, vijay, james, ricky, billy, greg, john, stefani, julia, ronaldo, arnold, mancini bagi sebagian orang adalah nama-nama yang keren dan oke punya. Orang yang memiliki nama Elizabeth mungkin akan dianggap lebih cantik daripada Siti Suparwati walaupun kenyataannya belum tentu demikian.

Banyak orang pun kini kian mengejek nama-nama tradisional dengan sebutan katro, ndeso, kuno, miskin, dan lain-lain. Sepertinya orang yang dinamai nama jawa tradisional akan jadi orang susah, miskin, berwajah jelek, dan sebagainya.

Seharusnya kita bangga pada budaya nasional kita termasuk pada nama. Nama tidak mencerminkan kualitas seseorang karena seseorang yang namanya Sumanto bisa saja menjadi seorang profesor dan seorang yang bernama Roy bisa saja berprofesi sebagai buruh angkut karung beras di pasar tradisional. Bagi yang memiliki nama yang bagi bayak orang nama kita jelek dan katro maka bangkitlah dan tunjukan pada mereka bahwa nama yang dianggap jelek orangnya bisa lebih keren, maju dan profesional daripada yang punya nama yang dianggap trendy.

makanya, jangan membunuh karakter dan mengubah pola pikir masyarakat terutama anak-anak dengan mengejek atau merendahkan nama-nama tsb. orang yang namanya kaya gitu bukan berarti ndeso, jelek dll malahan bisa jadi sebaliknya. Mereka itu cinta sama Indonesia, bayangin kalo nama-nama seperti mereka udah punah dan semua nama asli Indonesia jadi ke barat-baratan
Identitas negara kita menjadi hilang, atau bisa jadi di ambil sama tetangga hehee 😀 pis2

Start typing and press Enter to search

batik gaya di hari lebaran