Basmi Pungli Tanpa Basa-Basi!

Setelah sepekan Pak Presiden kita tercinta, Bapak Jokowi mendapatkan laporan adanya operasi tangkap tangan tindakan pungutan liar (pungli) di lembaga perhubungan dan menegaskan bahwa sekecil apapun bentuknya akan diurus. Tampaknya memang kita sedikit lega mendengar kabar tersebut. Patut kita apresiasi langkah cepat Presiden dengan membentuk satgas anti pungli.

Tapi apakah hal itu lantas mengobati luka kita? Luka masyarakat?

Entahlah, karena fenomena gejala sosial seperti ini sudah berlangsung sangat lama. Di instansi manapun. Mulai dari pemda, lembaga pendidikan seperti sekolah, lembaga pemasyarakatan (lapas), lembaga perizinan, lembaga peradilan, instansi pemerintahan, bea cukai, hingga kepolisian. Bahkan banyak yang menganggap kegiatan ini sudah menjadi kebiasaan tangan-tangan nakal.

Sebenarnya jika kita menengok ke belakang, masyarakat sendiri juga seringkali menjadi sebab terjadinya pungli. Ya, keinginan untuk segera cepat dan didahulukan dalam mengurus sesuatu. Tapi itu hanya sebagian kecilnya. Bagian besarnya bahwa mental para tangan-tangan nakal ini perlu di reformasi.

Mengulur-ulur birokrasi atau melakukannya yang tak sesuai prosedural, merasa punya jabatan lebih, ingin mencari uang tambahan, dan sebagainya. Juga tak lupa pengawasan di internal instansi itu sendiri yang lemah.

Tapi yang pasti, mau dikatakan apapun, mari saatnya kita optimis. Mari bersama-sama membantu Satgas Operasi Pemberantasan Pungli dengan mengawasi, melaporkan apabila melihat bisa juga dibantu dengan alat bukti seperti memotret atau merekamnya. Pengaduan dapat dilakukan ke situs lapor Indonesia di lapor.go.id, sms ke 1708, atau lewat twitter @lapor1708.

Oh ya, layanan pengaduan tersebut dikelola secara bersama oleh Kantor Staf Presiden (KSP), Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpanrb) dan Ombudsman.

Selain itu, kamu juga dapat melaporkan ke Tim Saber Pungli bentukan Presiden Joko Widodo. Langsung saja melalui website resminya di saberpungli.id, sms ke 1193, atau telepon langsung melalui call center di 193.

Semoga saja dengan adanya sidak kemarin dapat menjadi cermin bagi seluruh instansi dalam melakukan pelayanan masyarakat. Juga diharapkan ini bukan sebagai tindakan cuma-cuma yang berlalu begitu saja.

Karena kita akan bangga jika negeri ini berjalan damai dan sejahtera, pelayanan cepat dan efisien, tanpa adanya pungutan liar maupun pelicin. Karena dari yang kecil-kecil tersebut akan menjadi besar seperti korupsi. Ya kan?

Mari basmi pungli tanpa basa-basi!

Start typing and press Enter to search

S.ID, URL Shortener Asli Buatan Indonesiabandara miangas di ujung utara indonesia