GamelAwan Meramu Gamelan Jadi Musik Kekinian

Siapa bilang gamelan jawa selalu identik dengan musik orang tua, membuat kantuk, dan terkesan kuno. Nyatanya, di era modern seperti ini gamelan pun dapat mengikuti perkembangan musik masa kini. Dimana lantunan melodinya yang upbeat, berjiwa semangat dan membuat siapapun bisa bergoyang.

Hal itu dibuktikan oleh GamelAwan, sekelompok ensemble asal Lamongan, Jawa Timur. Grup musik yang digagas oleh Kholis Kurniawan atau akrab disapa Awan ini menjadikan gamelan musik pengiring untuk lagu-lagu hits masa kini. Mereka mengubah paradigma gamelan yang kuno. Mengajak anak muda agar tetap mencintai musik gamelan ditengah maraknya musik dj, elektrik, dan sejenisnya.

personil GamelAwan - gamelan jadi musik kekinian
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Personil GamelAwan

Hasilnya bagaimana?

Tentunya luar biasa, kreatif, unik, menarik dan sesuai gaya anak muda. Tak segan-segan, mereka mengubah lagu-lagu barat seperti See You Again-nya Wiz Khalifa ft Charlie Puth, Alone-nya Marshmello hingga Faded-nya Alan Walker menjadi full berbahasa jawa secara parodi. Dijamin membuatmu jatuh hati dan tak akan menyesal saat mendengarkannya.

Beberapa lagu hasil gubahan GamelAwan tersebut diunggah ke channel Youtube  @GamelAwan.P5Pro. Selain itu, cuplikan lagu-lagunya juga aktif diunggah ke akun Instagram @GamelAwan. Maka tak heran jika karyanya kini disukai oleh penikmat musik tanah air dan luar negeri. Buktinya, lagu jawa ala baratnya bisa menarik ratusan ribu hingga jutaan penonton maya.

Selain aktif di dunia maya, grup musik ini juga kerap diundang untuk acara-acara kampus, desa, bahkan acara ulang tahun Walikota Batu.  Tak sampai di situ, GamelAwan juga sudah wara-wiri di televisi swasta dengan tampilan yang memukau. Ibarat kata, GamelAwan kini tidak hanya dikenal masyarakat Jawa Timur melainkan di seluruh Indonesia.

Awan juga mengakui kalau mereka tak hanya menggunakan gamelan sebagai alat musiknya. Melainkan ada aransemen alat musik lain yang disatukan di dalam studio rekaman. Tak lain agar musik tradisionalnya menyatu dengan musik modern.

Jika kamu penasaran dengan lagu-lagunya. Berikut tim KitaBangga berikan beberapa lagu hits jawanya.

Ada lagu top tren 2016 Alan Walker – Faded yang diubah menjadi “Sepine” (Sepinya)

Marshmello – Alone pun tak luput dari garapannya yang diubah menjadi “Tresno” (Cinta)

Soundtrack film trending Fast and Furious 7 yang dinyanyikan Wiz Khalifa ft Charlie Puth – See You Again juga mereka ubah menjadi “Nelongso” (Sedih)

Lebih ekstrim, lagunya Justin Bieber – What do You Mean diubah ke genre Islami Jawa “Ngaku Mukmin” (Mengakui Mukmin)

Lagu grup band tersohor Maroon5 – Locked Away juga diubah menjadi “Ojo Lungo” (Jangan Pergi)

Dan masih banyak yang lainnya. Kamu bisa langsung meluncur ke channelnya untuk melihat semua koleksinya. Dan yang terbaru ini GamelAwan berkolaborasi dengan Kaesang Pangarep bersama GaFaRock menyanyikan lagu nge-rap yang berjudul “Bersatulah”. Lagu kreatif ditengah isu hoax, makar dan sebagainya.

Baca juga: Griselda, Sentuhan Anak Bangsa di Balik Kesuksesan Film Disney “Moana”

Jadi, bagaimana? Masih ingin mengatakan kalau Gamelan itu jadul? Jangan lagi yah! Sudah saatnya kita sadar dan bangga dengan musik tradisional. Sudah saatnya kita ikut melestarikannya agar tak hilang ditelan ganasnya persaingan musik modern. Oke?

Start typing and press Enter to search

Jim Geovedimiswan edi susanto