Indonesia Jadi Negara Kedua dengan Jumlah Bahasa Terbanyak di Dunia

Indonesia merupakan negara yang terkenal akan keberagamannya. Hal itu terbukti dari banyaknya suku, agama, ras, budaya, hingga bahasa. Bisa dikatakan kalau tiap daerah di Indonesia mempunyai elemen keragamannya tersendiri. Semuanya tersebar dari Sabang sampai Merauke pun Miangas sampai Rote.

Menelisik lebih lanjut mengenai jumlah bahasa di Indonesia, Indonesia sendiri menjadi negara kedua dengan jumlah bahasa terbanyak di dunia. Predikat ini berada di bawah Papua Nugini yang memegang angka 839 macam bahasa. Meskipun demikian tetap keren kan? Kami kutip dari situs resmi bahasa di dunia, Ethnologue  berdasarkan hasil riset ter- up to date, Indonesia merupakan negara kedua yang memiliki jumlah bahasa terbanyak di dunia. Seberapa banyak sih? Yuk, simak lebih lanjut.

Indonesia Memiliki Lebih dari 700 Macam Bahasa

Indonesia Peringkat Kedua Bahasa Terbanyak
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Ilustrasi Bangsa Indonesia dengan bahasa terbanyak di dunia via antarafoto

Mungkin selama ini kita hanya mengetahui bahasa daerah kita sendiri atau bahasa daerah tetangga. Namun ternyata dari 35 provinsi di Indonesia memiliki 700 lebih bahasa, tepatnya 707 bahasa daerah. Sangat banyak bukan? Sebelum mencapai angka tersebut jumlah bahasa individu yang terdaftar untuk Indonesia adalah 719. Namun, dari 719 bahasa yang tercatat, 12 di antaranya sudah punah. Sangat disayangkan ya sobat. Ethnologue  juga mencatat dari bahasa yang hidup (yang masih digunakan), 701 adalah bahasa penduduk asli dan 6 adalah bahasa non-pribumi.

Indonesia Timur Menjadi Pemilik Bahasa Daerah Terbanyak

Penyebaran bahasa daerah di Indonesia jumlahnya tidaklah sama dengan jumlah penduduk. Misalnya. seperti di Papua, untuk jumlah penduduk di sana tidaklah sepadat pulau Jawa, tetapi justru memiliki bahasa daerah yang sangat beragam. Setiap suku di Papua memiliki bahasanya sendiri. Bahkan menggunakan lebih dari 5 bahasa. Contohnya di suku Asmat yang menggunakan 11 bahasa daerah diantaranya Asmat Pantai Kasuari, Asmat Utara, Asmat Yaosakor, Asmat Tengah, Diuwe, Citak, Citak Tamnin, bahasa Kamoro, bahasa Sempan, Buruai dan Kamberau. Itu masih dalam satu suku loh? Padahal di Provinsi Papua sendiri terdapat lebih dari 200 suku bangsa.

Wow… sudah bisa membayangkan jumlahnya kan?

Menurut riset Ethnologue, Indonesia bagian Timurlah yang meraih predikat pemilik bahasa daerah terbanyak. Selain Papua, ada Maluku, Nusa Tenggara, dan Sulawesi.

Suku Jawa Penutur Bahasa Daerah Terbanyak

Suku Jawa
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Ilustrasi Bahasa Jawa oleh Suku Jawa via goradiofm.com

Kita semua pasti sudah tahu bahwa pulau Jawa merupakan salah satu pulau yang penduduknya terpadat di Indonesia. Namun tahu tidak? Dari padatnya pulau Jawa tersebut justru hanya terdapat 20 bahasa daerah saja yang digunakan untuk berkomunikasi. Memang sedikit jumlah bahasanya, tetapi penuturnya (pengguna bahasa daerah tersebut) mencapai 1 juta orang.

Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Nasional, Penghubung Antar Daerah dan Antar Budaya

buku kbbi edisi kelima
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Tebalnya KBBI edisi kelima via agendaguru.blogspot.co.id

707 merupakan angka yang fantastis. Namun, dari banyaknya bahasa daerah tersebut, Indonesia tentunya membutuhkan bahasa pemersatu untuk menghubungkan warga negara pulau yang satu dengan pulau yang lain. Kita sendiri akan kesulitan jika tidak ada bahasa nasional. Misal saja warga Indonesia di Pulau Sulawesi hendak berkomunikasi dengan orang Batak, mereka akan kesulitan jika tidak ada bahasa pemersatu. Akhirnya, tepat tanggal 28 Oktober 1928, bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa persatuan, tak lain berfungsi untuk mempermudah dalam berkomunikasi dan menyerasikan hidup menjadi bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas suku ataupun golongan.

Baca juga: Ini 17 Kata Baru Kamus Besar Bahasa Indonesia yang Harus Kamu Tahu!

Bagaimana? Luar biasa bukan?

So, mari kita rawat, jaga dan membudayakan keragaman bahasa di Indonesia. Karena banyaknya bahasa yang ada merupakan salah satu bagian dari kepribadian bangsa. Juga salah satu bukti bahwa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk.

Berbanggalah menggunakan bahasa daerah setempatmu! Karena dengan seringnya menggunakan bahasa daerah disamping bahasa utama Indonesia, akan dapat menambah kata serapan bagi bahasa Indonesia itu sendiri. Sehingga kosakata pun menjadi banyak. Pada akhirnya pula akan membuat bahasa nasional bahasa yang kaya. Bahasa yang memiliki ciri khas lebih dibandingkan dengan bahasa negara lainnya. Menciptakan satu brand “Inilah bahasaku, bahasa untuk dunia!” 😀

Jadi, apa bahasa daerahmu?

Start typing and press Enter to search

kenapa bendera indonesia merah putih