Inisiatif Kecil dari Kang Poltak untuk Masyarakat Kayong Utara

Perkenalkan nama lengkapnya kang Miswan Edi Susanto atau akrab dipanggil Poltak. Dia ini hanya salah satu warga kecil penghuni Kabupaten Kayong Utara. Kayong Utara sendiri merupakan kabupaten terkecil di provinsi Kalimantan Barat dan juga hasil pemekaran dari Kabupaten Ketapang yang telah disahkan oleh DPR pada tahun 2006.

Bisa dikatakan kabupaten ini termasuk wilayah baru yang mengalami krisis energi. Akibat dari krisis tersebut, kebutuhan listrik masyarakat sangat dibatasi dan sebagian usaha juga tidak bisa beroperasi. Hal ini perlu perhatian serius oleh pemerintah. Mengingat kebutuhan listrik menjadi pokok penting aktivitas sehari-hari.

Usaha memasok listrik ke Kayong Utara bukan tidak pernah dilakukan. Sebaliknya, berbagai upaya sudah pernah dicoba, tetapi hasilnya sulit dikontrol pemerintah sehingga tidak mencapai kebutuhan signifikan. Pada tahun 2014 misalnya, upaya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gasifikasi Batu Bara di Teluk Batang dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel di Rantau Panjang pernah dilakukan. Sayangnya, dua proyek tersebut mengalami kegagalan.

Dengan kegagalan tersebut, kebutuhan listrik wilayah Kayong Utara harus bergantung pada Kabupaten Ketapang yang jaraknya mencapai lebih dari 100 kilometer. Akibatnya, listrik di Kayong Utara sering mengalami mati berjam-jam karena kekurangan daya. Bahkan wilayah tersebut juga sering mengalami kegelapan ketika malam mulai menjelang.

miswan edi susanto
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Kang Poltak sedang berbincang-bincang menjelaskan alat Picohydro via Yayasan Palung

Kasihan anak-anak, aktivitas belajarnya menjadi terganggu. Kalaupun dipaksakan, kesehatan mata bisa terancam. Untuk penerangan sementara, para warga hanya mengandalkan lampu pijar seadanya. Mau tidak mau jika kehabisan bahan bakar, terpaksa harus gelap-gelapan. Hal ini diperburuk dengan adanya kasus pembalakan liar.

Kasus ini masih terus terjadi di wilayah Kayong Utara. Para pembalak liar belum tahu dampak panjang yang ditimbulkan bila merusak ekosistem hutan. Jika perusakan hutan terus saja terjadi, lambat laun udara di sekitar sana akan tercemar polusi. Semakin banyak pohon-pohon yang mereka tebangi maka jumlah oksigen juga semakin menyusut.

Baca juga Tampang Preman, Hati Tetap Menawan

Salah satu pelakunya adalah kang Miswan Edi Susanto. Dulunya, dia berprofesi sebagai pengusaha kayu ilegal dari hasil pembalakan liar. Namun seiring waktu berjalan, dia menyadari apa yang diperbuatnya itu salah dan berniat meninggalkan bisnis haramnya itu. Dia berinisiatif memanfaatkan sumber daya air yang melimpah untuk diubah ke energi alternatif sebagai upaya penebusan dosa.

Memang, sumber daya air kawasan sana sangat melimpah ruah. Maka dari itu, Kang Poltak mempunyai ide membuatkan pembangkit listrik tenaga air untuk mencukupi kebutuhan listrik. Dia ingin membuatkan alat picohydro dan microhydro sebagai langkah awal menerangi Kayong Utara. Alat tersebut ia rakit sendiri bermodalkan barang bekas di bengkel rumahnya.

miswan edi susanto
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Beliau juga menjelaskan cara kerja dari alatnya itu via Yayasan Palung

Ada juga barang-barang hasil pembelian untuk melengkapi rakitannya itu. Semula, ia kesulitan dalam hal pencarian modal. Namun ia bertekad bahwa semua warga negara berhak menikmati listrik dan harus segera diwujudkan. Atas dasar tekadnya itu, ia berhasil membuatkan alat pembangkit listrik tenaga air untuk dinikmati masyarakat luas.

Satu hal yang menjadi pelajaran bagi kita, bahwa sesulit apapun rintangannya pasti ada jalan keluar yang menyapa. Kabar membanggakan ini juga santer terdengar sampai keluar daerah. Bahkan pesanan pun sering berdatangan dari daerah lain. Akan tetapi, Kang Poltak tidak sembarangan memilih para pemesan agar idenya itu tidak dicuri oleh pihak manapun, karena belum memiliki hak paten yang mendukung.

Atas jasanya itu,  kang Miswan Edi Susanto mendapat penghargaan “Kick Andy” Heroes dan penghargaan “Listrik Menyala Hutan Terjaga” dari Kementerian Lingkungan Hidup. Semoga dengan adanya inisiatif ini, memicu generasi muda agar lebih melek pada lingkungan sosial dan melakukan aksi nyata di daerahnya, bukan hanya sekadar teori semata.

Yuk lakukan aksi nyata mulai sekarang agar keturunan kita dapat menikmati hasilnya. Dari kami Tim KitaBangga untuk negeriku Indonesia 😉

Start typing and press Enter to search

vokalis GamelAwanM. Saleh Yusuf