Menelusuri Langkah Pembangunan Tol Laut Jokowi

Sejak Presiden RI ke 7, Joko Widodo dilantik. Langkah yang cukup membuat masyarkat bertanya-tanya yakni Akankah Tol Laut Jokowi Bekerja? Apakah dampak perekonomian di Indonesia akan jauh lebih baik?

Ya, kalimat-kalimat tersebut sering kami dengar di kalangan masyarakat yang belum paham makna sebenarnya Tol Laut.

Singkatnya, tol laut adalah penyediaan kapal-kapal berukuran besar untuk pengangkutan antarpulau dalam waktu yang sesering mungkin. Langkah ini juga diharapkan akan membuat manajemen distribusi logistic dari pulau ke pulau akan lebih mudah, sehingga ada rasa keadilan dari ujung timur sampai ujung barat.

Sudah 1 tahun proyek tol laut Jokowi dikerjakan. Pemerintah menargetkan akan ada 24 pelabuhan sebagai infrastruktur pendukung tol laut. Tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019, program tol laut Jokowi ini menjadi bagian penting pelayaran maritim dunia. Apalagi, Presiden Cina, Xi Jinping akan membangun kembali jalur pelayaran sutra modern Abad 21 (Jalur perdagangan kuno yang menghubungkan Cina-Eropa).

Tak tanggung-tanggung, dana yang dialokasikan untuk Pelabuhan mencapai 39,5 triliun rupiah. Berikut anggaran (dalam Triliun rupiah) untuk membangun 24 pelabuhan besar di nusantara.

Sumatera Jawa Kalimantan Kep. Nusa Tenggara Sulawesi Maluku & Papua
Banda Aceh  (1) Tanjung Priok (1,5) Pontianak (1,5) Lombok (1,5) Makassar (1,5) Halmahera (1,5)
Belawan (3) Cilacap (1,5) Palangkaraya (1) Kupang (1,5) Bitung (3) Ambon (1)
Dumai (1,5) Tanjung Perak  (1,5) Banjarmasin (1,5) Sorong (1,5)
Kuala Tanjung (3) Maloy (1) Jayapura (1)
Batam (3) Merauke (1,5)
Padang (1,5)
Pangkal Pinang (1,5)
Panjang (1,5)

 

Dan dana yang dialokasikan untuk pembelian kapal mencapai 57,3 triliun rupiah. Dengan alokasi 28,15 triliun untuk 83 kapal container, 25 triliun untuk 500 kapal rakyat dan 4,16 triliun untuk 26 kapal perintis.

Fantastis bukan?

Gagasan tol laut adalah upaya untuk mewujudkan Nawacita Jokowi pertama yakni memperkuat jati diri sebagai negara maritim dan Nawacita ketiga, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Selain itu tol laut jokowi juga menjadi penegasan, bahwa negara memang benar hadir ke seluruh daerah lewat kapal-kapal yang menyambangi di wilayah tersebut.

Proses pembangunan masih berlangsung. Kita nantikan saja empat tahun lagi apakah tol laut ini sudah dapat beroperasi dan dapat memeratakan harga komoditi di seluruh Indonesia. Kalau kitabangga.com optimis tol laut jokowi akan bekerja sesuai apa yang dicanangkan. Menurut readers sendiri bagaimana? Berikan tanggapan di kolom komentar di bawah.

#IndonesiaBisa

Start typing and press Enter to search

peraih nilai un smp tertinggi indonesia 2016umbul ponggok saat libur lebaran 2016