Peta 2017 Dirilis, Wilayah Laut Indonesia Kembali Bertambah Luas!

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia tentu memiliki wilayah laut yang begitu luas. Tak heran kalau negara kita memiliki luas lautan dua per tiga dari total wilayah yang ada. Sedangkan sepertiganya adalah daratan. Dengan luas teritorial laut tersebut, perbatasan-perbatasan laut yang membatasi Indonesia acap kali diperebutkan oleh negara-negara tetangga.

Meskipun begitu, Indonesia terus memperjuangkan hak atas kepemilikan area-area yang sering dijadikan sengketa, batas yang samar, belum teridentifikasi secara pasti, dan belum ditetapkan secara de facto maupun de jure oleh PBB.

Terbukti, setelah berjuang 8 tahun lamanya yakni sejak tahun 2009 melaui Mahkamah Arbitrase Internasional, wilayah laut Indonesia kembali bertambah luas dan berubah. Wow! Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Wilayah Laut Indonesia berubah di lima titik

Titik-titik perubahan pada peta 2017 terbaru
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Titik-titik perubahan pada peta 2017 terbaru via bakosurtanal.go.id

Sejak dirilis pada 14 Juli 2017 lalu oleh Kementrian Kordinator Bidang Kemaritiman, ada lima titik perubahan wilayah laut Indonesia pada peta 2017 dari peta sebelumnya.

Pertama, batas wilayah antara Indonesia dan Filipina di Laut Sulawesi. Jika garis perbatasan sebelumnya ditandai dengan garis putus-putus. Kini batas tersebut ditandai garis lurus sehingga perbatasan lebih jelas dan sebagai tanda selesainya sengketa antara Indonesia dan Filipina.

Kedua, penggantian nama Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara. Ya, pada peta lama bernama Laut Cina Selatan. Namun pada peta baru, Indonesia mempertegas wilayah yurisdiksinya dengan menamai laut di utara Kepulauan Natuna sebagai Laut Natuna Utara.­­

Ketiga, perbatasan dengan Palau—negara kepulauan di Samudera Pasifik di Laut Halmahera Utara. Jika sebelumnya batas wilayah melengkung dan diberi ruang garis lurus untuk pulau milik Palau, kini ditarik lurus dan ditutup sehingga menekan sampai sekitar 100 mil laut (batas Zona Tangkap Eksklusif menjadi perairan Indonesia).

Hal tersebut merujuk putusan arbitrase internasional menyebut suatu negara tidak dapat menjadikan pulau kecil tak berpenghuni—atau berpenghuni tapi sangat kecil—sebagai dasar klaim hak landas kontinen. Jadi, Palau hanya berhak memiliki 12 mil laut. Garis batas Palau mundur, sedangkan Indonesia maju.

Keempat, perbatasan di Selat Malaka. Sebelumnya Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) antara Indonesia dengan Malaysia belum selesai ditetapkan. Pada peta terbaru, Indonesia mengklaim ZEE lebih maju menekan ke daerah Malaysia.

Kelima, perbatasan antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia di Selat Riau. Pada peta sebelumnya tidak ada zona perairan dua karang kecil di Selat Riau, yaitu South Ledge dan Pedra Branca. South Ledge masih dalam proses negosiasi antara Singapura dan Malaysia. Sedangkan Pedra Branca milik Singapura. Pada peta terbaru terdapat zona perairan yang membuat Indonesia mendapatkan alokasi wilayah sepanjang 500 meter.

Perubahan membawa keuntungan ekonomi dalam pengolahan sumber daya alam bagi Indonesia

Blok Migas di Natuna
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Blok migas di Laut Natuna via riauone.com

Dengan perubahan yang telah dirilis oleh Kemenko Kemaritiman, wilayah laut yang bertambah tentu membuat area sumber daya alam semakin bertambah pula. Sehingga dengan bertambahnya wilayah dapat memberikan nilai ekonomi lebih bagi masyarakat Indonesia.

Dari kelima wilayah dalam peta baru tersebut, penamaan Laut Natuna Utara dari sebelumnya Laut Cina Selatanlah yang paling mencolok. Dipenuhi oleh blok-blok migas tentu penamaan suatu wilayah dapat mempertegas kepemilikan sumber daya alam tersebut. Dengan kata lain menunjukkan “inilah blok migasku!”. Penamaan juga penting untuk mengamankan ZEE sejauh 200 mil laut. Sehingga kemungkinan terjadinya sengketa wilayah maupun perebutan sumber daya alam yang ada sangat kecil. Klaim kepemilikan pun menjadi jelas.

Baca juga: Indonesia Jadi Negara Kedua dengan Jumlah Bahasa Terbanyak di Dunia

Dengan bertambahnya wilayah laut Indonesia semoga memberikan kemakmuran yang seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia. Selain itu dapat menunjukkan eksistensi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang layak diperhitungkan.

Jadi, bagaimana tanggapanmu terhadap peta 2017 dengan batas wilayah laut Indonesia terbaru ini?

  • Jeron Dalem

    Jayalah Indonesia!

Start typing and press Enter to search

umbul ponggok klaten