Pustaka Mitra Netra, Perpustakaan Digital untuk Tunanetra

Sebagaimana manusia pada umumnya, kawan-kawan kita penyandang disabilitas mata juga ingin melihat dunia, wawasan baru dan ilmu baru. Memang mereka tidak bisa melihat dunia dengan mata, tetapi melihatnya dengan hati dan pikiran. Satu-satunya cara ialah membaca buku. Tetapi bukan sembarang buku, melainkan buku dengan format aksesible, seperti buku Braille, buku audio, dan buku elektronik. Buku-buku tersebut dirancang sedemikian rupa untuk memudahkan para penyandang tunanetra.

Namun akses, sarana dan prasarana buku-buku tersebut masih kurang. Perlu inovasi agar amanat yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945 benar-benar mencerdaskan kehidupan bangsa secara merata.

Karena alasan tersebut, Yayasan Mitra Netra bersama Universitas Pendidikan Indonesia Bandung meluncurkan perpustakaan buku digital online yang diberi nama Pustaka Mitra Netra. Saat ini di laman mitranetra.web.id telah terunggah ratusan jenis buku yang jumlahnya akan terus bertambah. Buku-buku tersebut dibuat dalam bentuk elektronik versi E-Pub yang struktur bukunya disesuaikan sedemikian rupa dengan struktur buku aslinya sehingga sangat aksesibel bagi tunanetra.

web pustaka digital mitra netra - perpustakaan untuk tunanetra
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Pustaka Digital Mitra Netra

Ketua Umum Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Aria Indrawati pun mengapresiasi kehadiran perpustakaan buku E-Pub yang diinisiasi oleh Yayasan Mitra Netra tersebut. Aria juga mengatakan bahwa Pertuni bersama Yayasan Mitra Netra siap melakukan sosialisasi penggunaan E-Pub dalam mengakses perpustakaan khusus untuk tunanetra, dan melatih tunanetra di seluruh Indonesia secara bertahap dan terus menerus.

Nantinya, sosialisasi dipusatkan di beberapa kota di Indonesia. Kota pertama yang sudah melaksanakan sosialisasi ini adalah Kota Bandung. Bandung sendiri dipilih karena adanya Universitas Pendidikan Indonesia. Universitas yang meluluskan tunatera pertama dan terbanyak di Indonesia.

Peresmian perpustakaan digital ini dilakukan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bersama Yayasan Mitra Netra pada tanggal 26 Januari 2017 kemarin. Tak ketinggalan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil juga mengisi talkshow seputar penggunaan buku E-pub di hari pertama sosialisasi tersebut.

Hadirnya perpustakaan digital untuk tunanetra ini diharapkan dapat memudahkan mereka dalam membaca buku secara mobile. Dimana pun, kapanpun, mereka memiliki kesempatan memperoleh bahan bacaan dan referensi yang dibutuhkan. Sehingga kutipan “Membaca Buku, Membaca Dunia” dapat terjawab bagi siapa saja.

Baca juga: S.ID, URL Shortener Asli Buatan Indonesia

Oh ya, untuk dapat membaca E-Pub khusus ini, para tunanetra diharuskan bergabung menjadi anggota perpustakaan online Pustaka Mitra Netra. Peserta yang mendapat sosialisasi dan pelatihan pertama pun telah dihimbau untuk mengajak tunanetra lainnya. Maka, jika kamu memiliki kerabat atau tetangga yang tunanetra baik penglihatan rendah (low vision) maupun buta total, jangan lupa mengajaknya juga. Oke?

Start typing and press Enter to search

Indonesia Raih The Outstanding Liveabroad Diving DestinationBandara Soekarno-Hatta Terminal 3