Sate Klathak, Kuliner Khas Imogiri yang Wajib Kamu Cicipi

Siapa sih yang tak kenal Sate?? Potongan daging/kulit kecil-kecil yang ditusuk lidi lalu dibakar bara api. Kebanyakan sate yang kita jumpai sering memakai daging ayam atau sapi sebagai bahan pokoknya dan disiram bumbu kacang penambah cita rasa. Akan tetapi semua itu tidak berlaku pada Sate Khas Imogiri yang dijuluki Sate Klathak. Sate Klathak ini menggunakan bahan pokok daging kambing muda dan hanya diberi bumbu garam seadanya.

Konon asal usul sate ini berawal dari warung sate Mbah Ambyah yang merupakan satu-satunya penyedia sate klatak di Yogyakarta khususnya wilayah Pasar Jejeran. Warga Jejeran waktu itu banyak yang memelihara kambing sehingga muncul inisiatif Mbah Ambyah untuk membuat sate dari bahan dasar kambing.

Pada tahun 1946 dibawah pohon mlinjo beliau memulai usaha membuka warung sate klathak di sekitar pasar tersebut. Sepeninggalan Mbah Ambyah, anak-anaknya meneruskan usaha beliau turun temurun sampai saat ini. Untuk sejarah penamaan sate klathak itu bermula dari bunyi-bunyian daging kambing ketika dibakar bersama bumbu garam yang menghasilkan bunyi ‘klathak-klathak‘.

sate slathak
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Sate Klathak via https://www.google.com

Ada juga cerita penamaan klathak dari bunyi buah mlinjo yang jatuh di sekitar warung Mbah Ambyah. Bagi warga sekitaran Imogiri, sebutan ‘klathak‘ sudah menjadi nama khas pada daging mlinjo. Maka dari itu mereka menamai sate ini dengan julukan Sate Klathak.

Oh iya, tusuk sate ini juga bukan sembarang tusuk biasa loh, melainkan memakai jeruji besi agar panas pada daging dapat merata ke bagian dalam. Mengingat sifat besi itu bisa menghantarkan panas sehingga tekstur dagingnya terasa lebih empuk dan nikmat.

Untuk kamu para pemburu kuliner, alangkah baiknya mencoba kuliner khas yang satu ini. Cukup dengan merogoh kocek sekitar Rp 20.000 kamu sudah dapat seporsi sate klathak beserta nasi dan segelas minuman. Kamu bisa menjumpai para penjual sate ini di sekitaran Pasar Jejeran atau kawasan Jalan Nologaten.

sate klathak
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Sate Klathak Pak Bari via https://www.google.com

Khusus di kawasan Pasar Jejeran, kamu akan menjumpai warung sate Pak Bari yang pernah dijadikan lokasi shooting film AADC 2 saat take adegan Rangga mentraktir Cinta. Karena alasan itulah warung sate Pak Bari jadi ramai para pembeli. Jika warung sate Pak Bari terkenal karena film AADC 2 maka beda lagi kisahnya dengan warung sate Pak JeDe.

Warung sate Pak JeDe terkenal karena lokasinya mudah dijangkau para wisatawan lokal maupun asing. Saat kamu melintasi kawasan Jalan Nologaten, kemungkinan besar kamu akan menjumpai warung sate Pak JeDe yang lumayan kondang namanya.

Sama seperti warung sate Pak Bari, di warung Pak JeDe juga menyediakan menu sate klathak, tongseng, tengkleng, nasi goreng kambing, dan aneka macam minuman. Kamu tinggal pilih warung sate Pak Bari atau Pak JeDe, semua tergantung lokasi terdekatmu. Dari segi rasa mungkin tidak jauh berbeda, yang berbeda hanyalah lokasinya. Hehehe…. Maka dari itu sesekali mampirlah ke kawasan Pasar Jejeran atau Jalan Nologaten. Sekali-kali mencicipi Sate Klathak boleh lah. 😀

Baca juga : Jogja Itu Terbuat dari Rindu, Pulang, dan Angkringan

Start typing and press Enter to search

surga jajanan kaki lima di indonesiaLembah Baliem Wamena di Papua