Tito Karnavian Resmi Dilantik Sebagai Kapolri Termuda

Setalah lama berhembus mengenai pergantian Kapolri, Tito Karnavian akhirnya dilantik menjadi Kapolri baru pada hari ini pukul 14.00 WIB, Rabu, (13/7/2016) setelah permohonan pergantian oleh Presiden disetujui oleh DPR. Tito Karnavian menggantikan kapolri lama, Badrodin Haiti yang akan memasuki masa pensiun.

Pelantikan kapolri kali ini menyimpan fakta yang unik. Salah satunya yakni Jenderal Pol. Drs. H.M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. merupakan kapolri termuda pertama di Indonesia. Usianya menginjak 51 tahun. Cukup muda daripada biasanya karena rata-rata kapolri baru dilantik saat menginjak usia 55 tahun.

Fakta lain yang mungkin telah santer dibincangkan yakni:

Ia adalah salah satu pemburu teroris terbaik Indonesia

Nama Tito mulai dikenal luas saat ia bergabung di tim Detasemen Khusus 88. Pada 2005, Ia dan tim Densus saat itu berhasil membekuk teroris kakap Dr Azahari.

Pada tahun 2007, Tito dan unit Densus 88 Antiteror kembali berhasil menangkap puluhan tersangka yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di Kecamatan Poso.

Pada 2009, ia berhasil melumpuhkan Noordin M Top di Solo. Ia kemudian dipromosikan menjadi Kepala Densus 88 setelah penangkapan tersebut.

Pada tahun ini, Tito akhirnya ditunjuk menjadi Kepala BNPT. Dan Tito ikut berburu Santoso di lapangan pada April lalu.

Pembekuk Tomy Soeharto

Tito juga dikenal karena perannya sebagai pemimpin tim yang menangkap Hutomo “Tommy” Mandala Putra, anak dari mantan Presiden Soeharto.

Penangkapan Tommy saat itu terkait pembunuhan Hakim Agung Safiuddin Kartasasmita.

Tito saat itu menjabat Kepala Satuan Reserse Umum dengan pangkat Ajun Komisaris Besar dengan memiliki 23 anggota. Tim Kobra berhasil menangkap Tommy di tempat persembunyian Jalan Maleo II Blok JB, Bintaro Jaya, Tangerang, Banten, pada 28 November 2001.

Jenderal yang gemar sekolah

Tito Karnavian adalah ulusan terbaik dari Akademi Kepolisian (Akpol) lulusan tahun 1987. Untuk prestasinya itu, dia menerima bintang Adhi Makayasa.

Pada 1993, Ia kemudian melanjutkan pendidikan di University of Exeter di Inggris dan meraih gelar MA dalam bidang Police Studies.

Pada 1996, ia menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta dan meraih S-1 dalam bidang Ilmu Kepolisian, serta mendapatkan Bintang Wiyata Cendekia sebagai lulusan terbaik PTIK.

Selain itu Tito Karnavian juga menyelesaikan pendidikan di:

Massey University Auckland di Selandia Baru dalam bidang Strategic Studies pada 1998.

Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura, sebagai kandidat PhD dalam bidang Strategic Studies pada 2008.

Jadi, kesimpulannya..

Selamat kepada Pak Tito. Selamat mengemban tugas yang telah disumpahkan di bawah kitab suci. Selamat memimpin tubuh kepolisian menjadi baik lagi.

Start typing and press Enter to search

umbul ponggok saat libur lebaran 20169 tari bali ditetapkan UNESCO warisan budaya dunia